agun82 I Blog Tutorial Blogger

04 August 2019

9 Tutorial Adsense Yang Wajib Kamu Ketahui

By agun82 | 04 August 2019
tutorial adsense
Bagi orang yang ingin terjun ke dunia blogging lebih banyak motivasi mereka adalah karena ingin menghasilkan uang daripada hobby atau sekedar membagikan kisah pribadi mereka. Dan bagi kebanyakan pemula melihat cara menghasilkan uang dari blog adalah melalui program iklan milik google yaitu Google AdSense. Tidak peduli apa motivasi Anda untuk blogging, memang AdSense juga sebagai pendorong awal saya untuk memulai blogging dan sampai saat ini saya juga masih menjalankan program AdSense di blog saya ini. Disini saya akan menjelaskan secara lengkap tentang bagaimana cara daftar Google AdSense dan akan saya jelaskan langkah demi langkah untuk memudahkan Anda. Catatan : Dalam tutorial ini saya khusus untuk menjelaskan Google AdSense untuk blog saja, karena seperti yang kita tahu bahwa AdSense juga bisa dijalankan di aplikasi Play Store dan juga video YouTube. Berikut 9 Tutorial AdSense Yang Wajib Kamu Ketahui Apakah Google AdSense itu? Apa itu Google AdSense? Google AdSense adalah program periklanan milik Google yang memungkinkan para blogger maupun YouTuber menghasilkan uang dengan memasang iklan dari AdSense pada website maupun video mereka dan mendapatkan uang ketika iklan di klik oleh pengunjung. Cara Mendaftar Google Adsense Indonesia Agar Langsung Diterima Darimanakah Uang yang Kita Dapat dari Google Adsense Berasal? (LINK) Apakah Mendapatkan Uang Dengan Google Adsense itu Mudah? (LINK) Bolehkah Saya Menggunakan Sembarang Topik Website Untuk Adsense? (LINK) Berapakah Uang yang Saya Dapatkan Untuk Setiap Klik dengan Adsense ? (LINK) Berapakah Jumlah Minimal Visitor Website Untuk Mendapatkan Uang dari Adsense? (LINK) Bolehkah Saya Memberitahukan Jumlah Pendapatan Adsense ke Orang Lain? (LINK) Bagaimana Caranya Supaya Tidak Kena Banned Google Adsense ? (LINK) Iklan yang ditampilkan oleh Google AdSense bisa berupa text, gambar, video maupun bentuk animasi lainnya. Pengguna hanya perlu mencopy code dan memasang di situs blog mereka dan konten iklan akan ditampilkan secara relevan dengan niche situs blog. Syarat Mendaftar Google AdSense Sebelum Anda mendaftar untuk Google AdSense, Ada beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi seperti berikut : Anda harus memiliki blog atau website. Anda harus berusia di atas 18 tahun, atau jika usia Anda masih dibawah 18 tahun maka Anda bisa menggunakan data saudara atau orang tua Anda. Anda harus memiliki email Google atau Gmail Pertanyaan Anda mungkin kenapa Google AdSense menharuskan berusia diatas 18 tahun? Hal tersebut dikarenakan akan berhubungan dengan pembayaran dan keabsahan data Anda bisa dipertanggung jawabkan karena pada usia tersebutlah Anda mulai memiliki KTP atau SIM. Cara Daftar Google AdSense Ada tiga poin utama ketika mendaftar Google AdSense yaitu : Daftar ke AdSense Tambahkan iklan AdSense ke blog Anda Tunggu akun Anda ditinjau dan mendapatkan kabar diterima atau ditolak Proses pendaftaran AdSense memang sangat mudah, tapi untuk proses persetujuan bisa memakan waktu yang lumayan lama. Hal ini dilakukan oleh Google dengan alasan agar menjaga kualitas Google AdSense itu sendiri dan para pengiklan yang sudah membayar layanan AdSense. Selain itu Google juga menerapkan persyaratan yang sangat ketat bagi para blogger dan memastikan apakah calon situs yang didaftarkan benar-benar berkualitas dan memenuhi persyaratan untuk menjalankan AdSense. Poin nomor 3 diataslah yang menjadikan banyak blogger gagal diterima lamarannya oleh Google AdSense. Langkah-langkah untuk Membuat Akun AdSense: Pertama, kunjungi situs Google AdSense disini ⇒ Daftar Google AdSense. Setelah itu, silahkan klik tombol “Sign Up” untuk melakukan pendaftaran AdSense. Cara Daftar Google AdSense1 Anda akan diharuskan untuk membuat akun Google baru atau email (Gmail), atau Anda dapat menggunakan akun Google yang sudah ada jika Anda memilikinnya. Selanjutnya Anda diharuskan untuk membuat akun AdSense untuk website Anda dengan memasukkan alamat situs Anda. Untuk URL situs web gunakan alamat blog Anda, dan pastikan untuk menambahkannya tanpa “http://”. Selanjutnya ada pilihan untuk mengaktifkan informasi saran dari AdSense “Get out more of AdSense”, biasanya informasi ini berisikan tentang saran dari AdSense untuk mengoptimalkan iklan Anda sehingga mendapatkan hasil yang baik dan informasi akan dikirimkan melalui email atau notifikasi pada akun AdSense Anda. Jika Anda setuju maka pilih “Yes, send me customized help and performance suggestions” atau “No, don’t send me customized help and performance suggestions” jika tidak menginginkannya. Selanjutnya Anda diharuskan memilih negara, isi bagian ini dengan nama negara kita yaitu “Indonesia”. Dan jangan lupa untuk mencentang ketentuan dan pedoman perjanjian AdSense, lalu klik tombol “ Get Started”. Daftar Google AdSense 2 Setelah proses diatas, Anda akan langsung dibawa ke bagian halaman akun AdSense Anda dan akan muncul beberapa popup, langsung saja klik tombol “Get Started”. Selanjutnya Anda akan dibawa ke langkah untuk mengisi informasi tentang pembayaran atau “Payment Address Detail”. Pada bagian ini usahakan jangan salah dan sesuaikan dengan KTP atau SIM Anda. Karena ini akan berhubungan ketika mencairkan dana dari AdSense. Pilih Account Type dengan “Individual” jika Anda blogger biasa dan “Business” jika situs Anda merupakan situs bisnis yang besar seperti portal berita Detik atau Kaskus. Selanjutnya masukkan nama, alamat lengkap, propinsi, kode pos dan juga nomor hanphone Anda. Dan klik “Submit”. Daftar Google AdSense 4 Setelah itu Anda diharuskan untuk melakukan verifikasi nomor hanphone Anda dengan pilihan dikirim lewat sms atau panggilan telepon. Silahkan pilih : “Text Message” dan klik “Sent Verification Code”. Daftar Google AdSense 5 Silahkan tunggu beberapa saat maka Google akan mengirimkan sms ke handphone Anda. Dan jika Anda sudah mendapatkannya, silahkan masukkan kode tersebut pada kolom verifikasi kode. Jumlah kode adalah 6 digit. Jika sudah silahkan klik tombol “Submit”. Daftar Google AdSense 6 Selanjutnya jika proses diatas berhasil. Anda akan mendapatkan kode AdSense, silahkan copy tersebut dan paste pada situs Anda tepat di antara tag dan . Jika Anda pengguna WordPress maka buka file header.php yang berada pada menu Appearance » Editor dan cari file header.php pada bagian samping kanan, jika sudah silahkan cari tag paste kode AdSese setelah tag tersebut. Jika sudah Anda paste pada header Anda, silahkan centang pilihan “I’ve pasted the code into my site” dan klik tombol “Done”. Daftar Google AdSense 7 Dan proses pendaftaran AdSense Anda sekarang sudah selesai, selanjutnya Google akan melakukan tinjuauan pada situs blog Anda dan ini biasanya memakan waktu sampai 3 hari. Daftar Google AdSense 8 Jika Anda diterima oleh Google AdSense maka Anda akan melihat iklan AdSense muncul di situs blog Anda dan jika tidak maka Anda akan menerima email pemberitahuan dari AdSense yang berisikan alasan kenapa situs Anda di tolak dan memberikan beberapa poin apa saja hal yang perlu Anda perbaiki. Dan selama masa menunggu silahkan untuk banyak-banyak berdoa agar Google AdSense menerima lamaran Anda. 🙂 Pin Google AdSense Setelah mendaftar ke AdSense, dan iklan pada blog Anda sudah muncul maka yang perlu Anda lakukan adalah memasang iklan AdSense lagi pada posisi yang Anda inginkan. Anda bisa membaca beberapa artikel dibawah ini terkait Google AdSense. Home » All About » Panduan Lengkap Cara Daftar Google AdSense [Terbaru] Panduan Lengkap Cara Daftar Google AdSense [Terbaru] Centerklik | All About, CMS, WordPress Bagi orang yang ingin terjun ke dunia blogging lebih banyak motivasi mereka adalah karena ingin menghasilkan uang daripada hobby atau sekedar membagikan kisah pribadi mereka. Dan bagi kebanyakan pemula melihat cara menghasilkan uang dari blog adalah melalui program iklan milik google yaitu Google AdSense. Tidak peduli apa motivasi Anda untuk blogging, memang AdSense juga sebagai pendorong awal saya untuk memulai blogging dan sampai saat ini saya juga masih menjalankan program AdSense di blog saya ini. Disini saya akan menjelaskan secara lengkap tentang bagaimana cara daftar Google AdSense dan akan saya jelaskan langkah demi langkah untuk memudahkan Anda. Catatan : Dalam tutorial ini saya khusus untuk menjelaskan Google AdSense untuk blog saja, karena seperti yang kita tahu bahwa AdSense juga bisa dijalankan di aplikasi Play Store dan juga video YouTube. Baca : Cara Membuat Email di Gmail dengan Komputer dan HP Smartphone Apa itu Google AdSense? Google AdSense adalah program periklanan milik Google yang memungkinkan para blogger maupun YouTuber menghasilkan uang dengan memasang iklan dari AdSense pada website maupun video mereka dan mendapatkan uang ketika iklan di klik oleh pengunjung. Iklan yang ditampilkan oleh Google AdSense bisa berupa text, gambar, video maupun bentuk animasi lainnya. Pengguna hanya perlu mencopy code dan memasang di situs blog mereka dan konten iklan akan ditampilkan secara relevan dengan niche situs blog. Syarat Mendaftar Google AdSense Sebelum Anda mendaftar untuk Google AdSense, Ada beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi seperti berikut : Anda harus memiliki blog atau website. Anda harus berusia di atas 18 tahun, atau jika usia Anda masih dibawah 18 tahun maka Anda bisa menggunakan data saudara atau orang tua Anda. Anda harus memiliki email Google atau Gmail Pertanyaan Anda mungkin kenapa Google AdSense menharuskan berusia diatas 18 tahun? Hal tersebut dikarenakan akan berhubungan dengan pembayaran dan keabsahan data Anda bisa dipertanggung jawabkan karena pada usia tersebutlah Anda mulai memiliki KTP atau SIM. Baca : 30 Tema WordPress Gratis Sempurna Untuk AdSense dan SEO Cara Daftar Google AdSense Ada tiga poin utama ketika mendaftar Google AdSense yaitu : Daftar ke AdSense Tambahkan iklan AdSense ke blog Anda Tunggu akun Anda ditinjau dan mendapatkan kabar diterima atau ditolak Proses pendaftaran AdSense memang sangat mudah, tapi untuk proses persetujuan bisa memakan waktu yang lumayan lama. Hal ini dilakukan oleh Google dengan alasan agar menjaga kualitas Google AdSense itu sendiri dan para pengiklan yang sudah membayar layanan AdSense. Selain itu Google juga menerapkan persyaratan yang sangat ketat bagi para blogger dan memastikan apakah calon situs yang didaftarkan benar-benar berkualitas dan memenuhi persyaratan untuk menjalankan AdSense. Poin nomor 3 diataslah yang menjadikan banyak blogger gagal diterima lamarannya oleh Google AdSense. Langkah-langkah untuk Membuat Akun AdSense: Pertama, kunjungi situs Google AdSense disini ⇒ Daftar Google AdSense. Setelah itu, silahkan klik tombol “Sign Up” untuk melakukan pendaftaran AdSense. Cara Daftar Google AdSense1 Anda akan diharuskan untuk membuat akun Google baru atau email (Gmail), atau Anda dapat menggunakan akun Google yang sudah ada jika Anda memilikinnya. Selanjutnya Anda diharuskan untuk membuat akun AdSense untuk website Anda dengan memasukkan alamat situs Anda. Untuk URL situs web gunakan alamat blog Anda, dan pastikan untuk menambahkannya tanpa “http://”. Selanjutnya ada pilihan untuk mengaktifkan informasi saran dari AdSense “Get out more of AdSense”, biasanya informasi ini berisikan tentang saran dari AdSense untuk mengoptimalkan iklan Anda sehingga mendapatkan hasil yang baik dan informasi akan dikirimkan melalui email atau notifikasi pada akun AdSense Anda. Jika Anda setuju maka pilih “Yes, send me customized help and performance suggestions” atau “No, don’t send me customized help and performance suggestions” jika tidak menginginkannya. Daftar Google AdSense 1 Selanjutnya Anda diharuskan memilih negara, isi bagian ini dengan nama negara kita yaitu “Indonesia”. Dan jangan lupa untuk mencentang ketentuan dan pedoman perjanjian AdSense, lalu klik tombol “ Get Started”. Daftar Google AdSense 2 Setelah proses diatas, Anda akan langsung dibawa ke bagian halaman akun AdSense Anda dan akan muncul beberapa popup, langsung saja klik tombol “Get Started”. Selanjutnya Anda akan dibawa ke langkah untuk mengisi informasi tentang pembayaran atau “Payment Address Detail”. Pada bagian ini usahakan jangan salah dan sesuaikan dengan KTP atau SIM Anda. Karena ini akan berhubungan ketika mencairkan dana dari AdSense. Pilih Account Type dengan “Individual” jika Anda blogger biasa dan “Business” jika situs Anda merupakan situs bisnis yang besar seperti portal berita Detik atau Kaskus. Selanjutnya masukkan nama, alamat lengkap, propinsi, kode pos dan juga nomor hanphone Anda. Dan klik “Submit”. Daftar Google AdSense 4 Setelah itu Anda diharuskan untuk melakukan verifikasi nomor hanphone Anda dengan pilihan dikirim lewat sms atau panggilan telepon. Silahkan pilih : “Text Message” dan klik “Sent Verification Code”. Daftar Google AdSense 5 Silahkan tunggu beberapa saat maka Google akan mengirimkan sms ke handphone Anda. Dan jika Anda sudah mendapatkannya, silahkan masukkan kode tersebut pada kolom verifikasi kode. Jumlah kode adalah 6 digit. Jika sudah silahkan klik tombol “Submit”. Daftar Google AdSense 6 Selanjutnya jika proses diatas berhasil. Anda akan mendapatkan kode AdSense, silahkan copy tersebut dan paste pada situs Anda tepat di antara tag dan . Jika Anda pengguna WordPress maka buka file header.php yang berada pada menu Appearance » Editor dan cari file header.php pada bagian samping kanan, jika sudah silahkan cari tag paste kode AdSese setelah tag tersebut. Jika sudah Anda paste pada header Anda, silahkan centang pilihan “I’ve pasted the code into my site” dan klik tombol “Done”. Daftar Google AdSense 7 Dan proses pendaftaran AdSense Anda sekarang sudah selesai, selanjutnya Google akan melakukan tinjuauan pada situs blog Anda dan ini biasanya memakan waktu sampai 3 hari. Daftar Google AdSense 8 Jika Anda diterima oleh Google AdSense maka Anda akan melihat iklan AdSense muncul di situs blog Anda dan jika tidak maka Anda akan menerima email pemberitahuan dari AdSense yang berisikan alasan kenapa situs Anda di tolak dan memberikan beberapa poin apa saja hal yang perlu Anda perbaiki. Dan selama masa menunggu silahkan untuk banyak-banyak berdoa agar Google AdSense menerima lamaran Anda. 🙂 Pin Google AdSense Setelah mendaftar ke AdSense, dan iklan pada blog Anda sudah muncul maka yang perlu Anda lakukan adalah memasang iklan AdSense lagi pada posisi yang Anda inginkan. Anda bisa membaca beberapa artikel dibawah ini terkait Google AdSense. Baca : Cara Pasang Google AdSense di WordPress Baca : Jumlah Iklan AdSense yang di Perbolehkan pada Halaman Blog Baca : Cara Mudah Menerima Pembayaran dari Google AdSense Jika iklan sudah terpasang, Silahkan untuk melanjutkan kegiatan blogging seperti sebelumnya dengan membuat konten-konten berkualitas dan bermanfaat sambil menunggu penghasilan AdSense Anda mencapai $10, jika sudah mencapai $10 maka AdSense akan mengirimkan Pin AdSense ke alamat yang sesuai dengan akun Anda. Pin AdSense berguna untuk memverifikasi akun AdSense Anda sehingga benar-benar sepenuhnya Valid. Pengiriman Pin biasanya akan memakan waktu sekitar 1-2 bulan untuk sampai di tempat Anda, hal ini tergantung pada lokasi geografis Anda. Jika Pin sudah ditangan Anda, maka agar mendapat bayaran dari AdSense, Anda perlu menyelesaikan dua langkah lebih lanjut: Kirimkan informasi pajak Anda Masukkan PIN Anda Anda harus mengirimkan formulir pajak yang spesifik untuk bagaimana Anda menjalankan bisnis. Untuk sertifikasi kegiatan Tanpa A.S., dan untuk penerbit AdSense Indonesia, Anda dapat mengisi informasi pajak seperti ini: Login ke akun Google AdSense anda. Pilih My Account dan pilih Tax Information Pada Kotak sebelah kanan, dibawah tulisan “Are you a U.S. citizen, U.S. resident alien, U.S. corporation, or a U.S. partnership?”, pilih “No” dan tekan tombol “Continue”. Berikutnya Anda akan mendapatkan pertanyaan “Do you own equipment in the U.S related to your partcipation in AdSense?” dan tekan tombol “Continue”. Langkah terakhir, Anda akan disuruh untuk memasukkan Nama Lengkap Anda dihalaman “Certification Of No U.S Activities”. Pastikan nama yang Anda masukkan sesuai dengan nama yang digunakan pada account AdSense Anda. Klik tombol “Submit”. Selanjutnya hal yang paling Anda tunggu tentu saja pembayaran dari hasil Google AdSense yang Anda jalankan. Anda akan mulai dapat menerima pembayaran ketika akun AdSense Anda sudah mendapatkan penghasilan mencapai minimum $100, tapi Anda juga bisa menaikkan nilai minimum ini jika Anda ingin. Pada bagian penerimaan pembayaran, Anda bisa memilih beberapa metode pembayaran seperti Western Union, Wire Transfer dan Check. Anda bisa mengatur ini pada akun AdSense Anda di bagian menu Settings » Payments dan pilih “Manage Payment Method”. Saya sangat menyarankan jika Anda masih berpenghasilan sedikit dibawah $500 maka untuk mencairkan dana Anda melalui Western Union karena tidak terdapat potongan sama sekali. Kecuali jika akun AdSense Anda adalah IDR atau Rupiah maka bisa langsung menggunakan Wire Transfer.

11 September 2018

Tips Cara Memilih Template Blog Yang Tepat

By agun82 | 11 September 2018
Tips Cara Memilih Template Blog Yang Tepat
Memilih Template Blog - Tidak dipungkiri indikator kesuksesan sebuah blog didukung dari awal rancangan pemilih dan penentuan sebuah template dalam hal ini adalah Template Blog. Mungkin tidak berlebihan apabila saya menganalogikan sebuah Template ibarat rumah, maka sudah sepantas dan sewajarnya gunakanlah rumah yang bagus dan berkualitas, agar tidak hanya penghuninya saja yang bisa tinggal dengan nyaman namun para tamu yang datang akan merasakan hal yang sama. Agar jangan salah dalam menentukan dan memilih template khusunya bagi sahabat yang baru memulai atau bahkan sudah dan berkeingin untuk menjadi Publisher AdSense dalam blognya, ada baiknya sahabat bisa mempelajari dan memahami beberapa hal tentang template blog itu sendiri. Berikut Tips Cara Memilih Template Blog Yang Tepat.

Agar lebih memahami, tentu tidak ada salahnya sahabat mengetahui tentang apa itu Template blog sendiri. Berikut adalah beberapa batasan pengertian tentang Template Blog :
  • Pengertian Web template terdiri dari kata web dan template. Dalam bidang ilmu komputer, arti kata template adalah : “Sebuah dokumen atau file yang memiliki format preset, digunakan sebagai titik awal untuk aplikasi tertentu sehingga format tidak harus diciptakan kembali setiap kali digunakan”.
  • Pengertian Web Template itu sendiri dalam situs Wikipedia disebutkan bahwa : “Web template merupakan komponen dasar dari suatu sistem template website yang memisahkan antara bagian konten dengan bagian presentasi dari suatu desain web. Web template digunakan untuk memproduksi dokumen web secara massal”.
  • Template Blog atau Template website itu adalah desain-desain halaman blog ataupun halaman website beserta seluruh komponennya baik berupa file statis maupun file dinamis yang berupa program atau aplikasi yang berjalan sebagai aplikasi web. Template bisa juga sahabat artikan sebagai tema blog atau tampilan blog.
Pengertian yang sangat umum, menurut saya adalah :

Template Blog adalah pola layout dari sebuah website ( dalam hal ini Blog yang dimaksud adalah Flatform yang digunakan yaitu blogger.com) yang ingin atau didesain dan disiapkan dengan berbagai fitur, content suatu bidang di dalamnya yang bisa dirubah serta mengedit atau mengembangkan kembali dari desain yang di rencanakan.
Jika dilihat dari proses membuat/ mendesign templatenya dengan bahasa pemograman baik HTML, JavaScript, CSS, PHP dan sebagainya mungkin saja sama. Namun yang membedakan adalah jenis Flatform web yang digunakan, dalam hal ini khusus untuk sahabat yang menggunakan flatform blogger.com/ blogspot file template Wajib Extention XML. Sahabat bisa lihat extension yang dimaksud dari file template sahabat yang telah/ akan didownload, apakah file template tersebut berakhiran dengan (.XML). Contoh, jika sahabat memiliki sebuah file template dengan nama ABC maka ekstensi dibelakangnya menjadi ABC.XML bukan ekstensi yang lain.

Ada beberapa jenis pilihan template yang tersedia untuk dapat digunakan dan diterapkan pada Blog sahabat. Masing-masing dari template tersebut pastinya mempunyai kelebihan dan kekurangan sesuai dengan kapasitas penggunaan dan support teknis designer templatenya. Berikut adalah perbedaan Template Gratis, Template Premium, dan Template Costum.

  • Template Gratisan/ Free, adalah template yang bisa langsung digunakan dengan mudah di dapatkan di beberapa media situs/ web yang menyediakannya.
    • Kelebihan
      • Gratis 100%, artinya tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun, sahabat tinggal mendownload atau menerapkannya saja.
      • Banyak pilihan karena ada lebih banyak template gratis dibandingkan template premium.
    • Kekurangan
      • Terdapat Credit Link/ lisensi yang biasanya disimpan di Footer sebagai tanda dari designer berkenaan dengan hak cipta).
      • Suka terdapat script iklan bawaan template yang sengaja disematkan dalam template.
      • Tidak ada jaminan update atau support teknis dari designer templatenya.
      • Kemungkinan besar SEO yang tidak dioptimasi.
      • Kode CSS atau HTML yang didapatkan tidak secara utuh dan struktur template pun apa adanya.
      • Banyak script atau kode yang sudah/ sulit dirubah.
      • Template pasaran dan kredibilitas kurang baik apabila digunakan untuk kepentingan blog/ website komersial.

  • Template Premium, adalah template berbayar yang disediakan oleh beberapa situs penyedia. Untuk harga bervariatif tergantung dari desain atau jenis kesulitan.
    • Kelebihan
      • Lebih powerfull SEO Optimized.
      • Bebas Credit Link.
      • Support/ dukungan teknis atau update dari designernya.
      • Memiliki desain yang keren.
      • Responsive, SEO dan mobile friendly
    • Kekurangan
      • Harus berbayar, untuk template tertentu cukup mahal tergantung desain dan tingkat kesulitan.
      • Pastikan untuk mendapatkan 100% dukungan/ support teknis dari designer, artinya sahabat tidak perlu lagi membayar apabila terdapat kendala teknis.
      • Desain template terbatas pada umumnya desain yang ditawarkan oleh desaigner sudah ada/ jadi.

  • Template Costum, adalah template yang di buat sendiri (oleh sahabat sendiri atau melalui designer). Theme custom ini lebih unik di banding yang lain karena design yang di miliki tidak pasaran sesuai dengan permintaan atau keinginan dari si pemilik atau pengguna theme nya. Untuk memiliki theme custom dapat juga menggunakan jasa pembuatan website atau bisa dengan belajar sendiri melalui kursus website.
    • Kelebihan
      • Template unik karena design dirancang sesuai keinginan sendiri atau sesuai dengan permintaan.
      • Bebas Credit Link.
      • Support/ dukungan teknis atau update dari designernya.
      • Memiliki desain yang keren.
      • Responsive, SEO dan mobile friendly
    • Kekurangan
      • Pasti biaya akan lebih mahal dibanding dengan premium dan lebih bersifat eksklusif.
      • Pastikan untuk mendapatkan 100% dukungan/ support teknis dari designer, artinya sahabat tidak perlu lagi membayar apabila terdapat kendala teknis.
      • Waktu yang dibutuhkan relatif lama karena sahabat perlu mengerti dan memahami HTML, JS, PHP dan bahasa pemograman lainnya jika dikerjakan sendiri, terkecuali dikerjakan oleh orang yang ahli dibidangnya.
Sekarang sahabat sudah tahu dan bisa menentukan atau setidaknya mempertimbangkan jenis template mana yang akan sahabat gunakan. Kalau masih galau, sudah pergunakan saja template yang gratisan karena belakangan ini beredar beberapa template yang gratis dan cukup powerfull juga, hanya tinggal edit beberapa hal dalam templatenya.

Sebenarnya dalam Blogspot sendiri sudah disediakan beberapa pilihan Template dengan fitur yang tidak kalah bagusnya (tinggal optimasi beberapa hal saja dan template siap digunakan).

Pada umumnya sebuah template blog yang tepat (baik dan benar dari mata search enginge dan audience/ pengunjung), adalah memenuhi kriteria sebagai berikut :
  • Aspek Desain, aspek desain yang dimaksud adalah sebuah visual desain/ tampilan template blog yang secara keseluruhan didalamnya terdapat beberapa hal berikut :
    • User Interface, adalah tampilan atau visual design template blog yang unik dan menarik. Mungkin perspekstif unik dan menarik adalah sesuatu yang bersifat relatif artinya ada pandangan dan rasa yang berbeda dari setiap pengunjung untuk menilai blog sahabat, namun setidaknya sahabat bisa memilih sebuat template blog yang unik dan menarik artinya berbeda dengan template blog yang lainnya dari berbagai hal (mungkin tampilan warna, pemilihan widget, model navigasi, image background, konsep simple atau modern, yang terpenting tidak berlebihan). Ingat, ini adalah pandangan pertama untuk membuat pengunjung jatuh cinta jadi tunjukan pesonamu.

    • Responsive, Template Responsive adalah sebuah template yang design visual/ tampilan template dapat menyesuaikan dengan lebar perangkat yang digunakan atau sebuah tampilan web yang berada di tampilan Smartphone yang tidak bisa otomatis menentukan skala ukuran layar Smartphone sesuai pixel yang di tentukan. Artinya keseluruhan tampilan dari template yang sahabat gunakan (ukuran/ jenis huruf, lebar post, image, model navigasi, sidebar, dll) akan serta merta menyesuaikan (cenderung memperkecil) dengan device/ perangkat (PC/ Laptop/ Tablet/ HP/ Smartphone/ Notes) yang pengunjung gunakan pada saat itu , dengan harapan agar pengunjung bisa mengeksplore seluruh isi blog sahabat.

    • Algoritma Google MobileGeddon menghendaki pemakaian Responsive Template pada sebuah blog untuk menentukan peringkatnya pada sebuah halaman pencarian. Dengan demikian, mulai tahun 2015 ini (tepatnya sejak tanggal 21 April 2015), faktor responsivitas sebuah template blog menjadi tolok ukur utama untuk menentukan kredibilitas sebuah blog.

      Senada halnya dengan riset yang dikerjakan Moz untuk ranking aspek pada 150 pemasaran profesional yang begitu perduli dengan search engine optimation menyebutkan kalau aspek design situs (blog) responsive begitu terkait atau berkorelasi dengan suksesnya peringkat search engine optimation, itu berarti template responsive otomatis mempunyai andil pada rangking search engine optimation.

      Demikian halnya menurut google lewat John Muller mengatakan kalau design responsive otomatis bisa memberi efek tambah baik untuk situs (blog), namun design responsive bukanlah satu diantara sisi dari google ranking aspek.

    • Mobile Friendly, Template Mobile Friendly yaitu template yang dengan cepat dan mudah serta optimal saat dibuka memakai berbagai mobile device serta tampilan/ design visual otomatis menyesuaikan dengan resolusi skala layar sesuai pixel di segala ukuran mobile device yang digunakan oleh pengunjung. Mobile friendly sendiri adalah sebuah istilah yang mengacu pada bagaimana sebuah blog mampu beradaptasi secara optimal dan nyaman ketika diakses melalui mobile device.

    • Clean And Clear, yaitu template blog yang bersih dan rapih. Bersih dari pemilihan warna yang baik, pemilihan jenis dan ukuran font yang sesuai, link yang sehat tidak terdapat broken link/ mengandung sara/ porno/ yang dilarang, penggunaan script iklan/ pop up/ form yang tidak sesuai/ menggangu, dsb. Rapih artinya susunan dari layout/ tata letak yang baik, side bar, blog post, image slder, navigasi yang jelas, pemasangan widget yang seperlunya/ tidak berlebihan, dilengkapi dengan fitur pendukung (share button, back to the top, sticky, dsb). Intinya adalah template tersebut bisa membuat pengunjung merasa nyaman dan mudah untuk memahami saat berada atau eksplore diblog sahabat.

    • Fast Loading, yaitu standart kecepatan loading akses blog, dimana kecepatan loading blog yang lambat bisa memperburuk masa depan blog sahabat, selain pengunjung juga tidak sabar menunggu, template blog yang lambat berefek buruk dimata SEO yang berimbas dapat menurunkan peringkat dimesin pencari.

      Ketika sebuah blog memiliki loading yang cepat besar kemungkinan salah satu faktor yang dimilikinya adalah template tersebut ringan, pengunjung akan merasa lebih nyaman pada saat mengunjungi blog tersebut dan pengunjung yang biasa berlanggan artikel diblog dapat membaca dari satu artikel ke artikel dengan cepat tanpa perlu takut kehabisan banyak kuota internet, karena pada umumnya template yang ringan selalu memiliki tampilan yang minimalis yang membuat page size-nya menjadi lebih kecil. Semakin kecil page size suatu halaman, semakin kecil pula kuota yang harus dihabiskan pengunjung untuk halaman tersebut. Dengan menggunakan template yang ringan pula, sahabat dapat membantu pengunjung yang memiliki koneksi internet lambat untuk mempermudah mereka dalam mengakses blog tanpa khawatir.

      Sekalipun demikian memang ada banyak faktor yang mempengaruhi/ menyebabkan lambatnya kecepatan loading blog, mulai dari video dan gambar yang tidak dioptimasi, penggunaan coding atau script (JS dan JQuery) yang berlebihan, banyaknya script yang masih mengandalkan resouce eksternal, penggunaan widget eksternal dan masih banyak lainnya.

  • Aspek Pendukung, aspek pendukung yang dimaksud adalah hal apa saja yang dimiliki oleh template sebagai upaya untuk mengoptimasi agar template lebih baik khususnya dimata search engine dan umumnya demi kenyamanan pengunjung. Berikut hal tersebut:
    • SEO Friendly (SEO Optimized), Template SEO Friendly, yaitu template yang ramah pada mesin pencari berarti susunan template telah dibuat sedemikian rupa hingga mempunyai unsur-unsur seperti optimisasi Meta Tags, Heading Tags H1,H2, H3 dan seterusnya, penggunaa keyword, dan sebagainya yang bakal disenangi oleh mesin pencari, baik Google, Yahoo, Bing ataupun Yandex. Besar kemungkinan jika sahabat menerapkan kriteria diatas template tersebut sudah SEO Friendly.

    • User Friendly, pengunjung akan lebih suka dan berdiam lama didalam halaman blog jika semua tools yang disediakan dapat dengan mudah untuk digunakan dan nyaman, seperti menu navigasi yang jelas, dan fitur tambahan seperti back to top dan tombol share content, kolom search dan sebagainya. Struktur yang teratur juga akan lebih memudahkan pengunjung untuk mencari informasi yang diinginkannya.

    • Meta Data Template, Meta Data/ Meta Struktur/ Schema Markup perlu diperhatikan dengan baik karena hal ini langsung berpengaruh pada masalah bagaimana robot boot (search engine) bisa mengcrawling semua konten blog dengan baik, dimana perlu sahabat perhatikan dari struktur data ini adalah :
        • Breadcumb adalah meta struktur data yang sangat disarankan oleh semua webmaster, dengan adanya breadcumb spider bot akan mudah untuk menjamah template blog.
        • Meta Header, sering sekali para pakar SEO menyarankan untuk membuat meta header yang baik karena robot bot pertama kali melihat header dulu sebelum melihat content, biasanya meta header meliputi title, meta tag, meta description, meta keyword, rel canonical dan meta robot.
        • Struktur Meta Pendukung lainnya seperti WPheader, WPblogpost, WPsidebar dan WPfooter sangat disarankan
        • Memiliki Susunan data (schema markup) yang baik, yaitu kode khusus yang disisipkan pada kode html template blog, manfaat paling menonjol tentunya untuk optimasi semua kata kunci dalam website supaya bisa masuk ke halaman satu search engine seperti Google. Dengan menerapkan kode markup Schema maka mau optimasi dengan cara apapun tidak akan bentrok dengan kode-kode karena pada dasarnya search engine lebih dulu melihat markup yang menyamakan persepsi mesin pencari yang satu dengan yang lainnya.

    • Valid HTML dan CSS, sekalipun masih banyak perdebatan yang panjang mengenai hubungan valid HTML dan CSS dengan pengaruh SEO, setidaknya sahabat bisa mengecek dan memastikan tidak terdapat error/ kesalahan didalam templatenya minimal tidak mengganggu/ menghambat proses pengindexkan oleh mesin pencari, dengan harapan dikemudian hari tentu ini tidak menjadi isu/ masalah berarti bagi sahabat.

  • Support Google AMP
  • AMP (Accelerated Mobile Pages) adalah sebuah project yang menambahkan hasil pencarian berupa slide, thumbnail dan judul dari suatu artikel yang berasal dari situs yang support AMP. AMP merupakan laman web yang dirancang untuk loading web yang cepat, terutama untuk versi mobile dan tentunya Ringan. Fitur ini hanya dapat dinikmati ketika sahabat melakukan pencarian di mobile device. Tapi ingat, jika menggunakan template AMP Ada kekurangan yaitu memerlukan waktu untuk mengedit pos / artikel sebelum mempublikasikan agar valid AMP. Seperti mengatur struktur gambar dan video, khususnya alasan ini blogger.com/ blogspot belum mendukung AMP ini. AMP sendiri berikutnya akan saya bahas dalam artikel yang berbeda.
Setelah sahabat memilih template blog mana yang sesuai, point terakhir adalah waktunya untuk menguji template blog tersebut, sehingga sahabat bisa mengetahui dan menganalisa seberapa powerfull template blog yang sahabat miliki sehingga bisa mendukung kesuksesan blog sahabat dimasa mendatang.

Pada prinsipnya, keduanya sama-sama menampilkan design visual (ukuran/ jenis huruf, lebar post, image, model navigasi, sidebar, dll) dari template blog yang digunakan dan menyesuaikan dengan perangkat/ mobile device (PC/ Laptop/ Tablet/ HP/ Smartphone/ Notes) yang digunakan oleh pengunjung.

Berikut ciri-ciri perbedaannya :
    • Mobile friendly tampilannya elegan, dinamis dan lebih optimal mengikuti perangkat yang digunakan, sedangkan responsif tampilannya memang mengikuti ukuran layar perangkat tapi secara keseluruhan masih seperti tampilan desktop (cenderung memperkecil), hal ini terkadang bagi sebagian pengunjung menjadi isu/ masalah karena untuk bisa lebih mengeksplore isi blog sahabat pengunjung harus extra seperti melakukan zoom in atau zoom out/ scroll bar horizontal dan vertikal, dsb.
    • Template Responsive lebih berat terkendala dengan isu fast loading karena source yang digunakan adalah source yang sama pada semua versi, artinya satu web untuk semua device. Biasanya source yang berat seperti image dan iklan yang terpasang. Sebaliknya dengan template mobile friendly lebih ringan ada perubahan tampilan/ visual design yang akan menyesuaikan dengan perangkat yang digunakan pengunjung sesuai design yang telah ditentukan secara otomatis akan mengurangi dari source yang digunakan. Isu ini disebagian kalangan tetap menjadi perdebatan, salah satunya menganggap fast loading tergantung dari koneksi internet yang besar kemungkinan akan banyak mengalami perubahan (cenderung kecepatan akses akan bertambah).
    • Template Responsive sudah tentu Mobile Friendly sedang Template Mobile Friendly belum tentu Responsive.
    • Dalam proses pembuatannya Template Responsive akan lebih simple,murah dan cepat sedangkan pada Template Mobile Friendly akan membutuhkan ekstra penyesuaian dari waktu, harga dan tingkat kesulitan.
    • URL atau alamat blog, URL Template Mobile Friendly yaitu alamat halaman situs blog otomatis disesuaikan saat url dibuka melalui perangkat mobile dengan tampilan/ design visual yang berbeda dengan tampilan template versi web, biasanya pada blogspot sudah ditandai url khusus untuk mobile dengan tanda "?m=1". contoh blog yang saya kelola https :// agun82. blogspot. com? m=1. Sedangkan, pada Template Responsive, alamat halaman situs blog harus disesuaikan pada saat dibuka diperangkat mobile, umumnya url dan tampilan/ visual design akan sama baik itu versi web ataupun versi mobile.
Lihat gambar lebih jelasnya perihal perbedaan Template Responsive dan Template Mobile Friendly.

Sebelum sahabat memutuskan untuk menggunakan salah satu template blog pilihan, saya sangat merekomendasi untuk melakukan pengujian atau testing terlebih dahulu dengan beberapa tools yang umum, mudah dan tentunya gratis digunakan, untuk menilai seberapa tepat template tersebut dan pastinya sebagai bahan analisa untuk perkembangan blog dimasa yang akan datang, berikut tools tersebut :
  • Fast Loading Tools, untuk menguji dan menganalisa kecepatan loading page serta menilai secara keseluran score sebuah template blog beserta saran yang direkomendasikan.

  • Mobile Friendly Tools, untuk menguji dan menganalisa apakah suatu template sudah mobile-friendly atau tidak.

  • Responsive Tools, untuk menguji dan menganalisa apakah suatu template sudah responsive atau tidak.

  • Structured Data Testing Tools, untuk menguji dan menganalisa apakah struktur data yang ada dalam template sudah benar.

  • Validation HTML 5 dan CSS Tools, untuk menguji dan menganalisa apakah template sudah valid HTML5 dan CSS.

  • SEO Tools, untuk menguji dan menganalisa skor SEO suatu template berdasarkan penilaian mereka. Web ini akan menganalisa setiap coding, error, yang dirasa buruk bagi SEO dan memberikan saran tentang bagaimana cara mengatasinya.
Perihal persentase nilai hasil pengujian 0-100, semakin tinggi nilai yang didapat tentu membuat template blog semakin bagus dan berkualitas. Estimasi paling mendekati normal adalah di skala 80.

Diluar sana, mungkin masih ada banyak tools yang dapat digunakan untuk mengecek kualitas dari sebuah template, namun untuk saat ini, rasanya beberapa tools diatas sudah lebih dari cukup untuk mengecek spesifikasi template sahabat. Nah sekarang sahabat sudah bisa menentukan dan memantapkan pilihan template mana yang akan digunakan.

Terlepas dari berbagai perdebatan khususnya para master dibidangnya tentang pengaruh template terhadap SEO, Responsive atau Mobile Friendly dan sebagainya, saya pribadi cenderung terus belajar untuk berusaha memenuhi kriteria template blog yang tepat sesuai penjabaran diatas tadi. Namun, tetap yang utama dan pertama bahkan terpenting adalah mulai mengisi blog kita dengan konten yang berkualitas.

Baca Bagaimana Cara Membuat Content Yang Berkualitas.


Demikian, semoga membantu dan bermanfaat... happy blogging.

07 September 2018

Cara Menentukan Target Audience Pada Blog

By agun82 | 07 September 2018
Cara Menentukan Target Audience Pada Blog
Menentukan Target Audience - Dalam aktivitas blogging, menentukan target audience merupakan hal yang harus dicermati dengan teliti sebab segala konten yang ada di blog akan dikomunikasikan kepada audience. Beragam jenis orang-orang memiliki kemungkinan untuk mengakses halaman blog/ website sahabat sehingga konten pun harus disesuaikan dengan karakter serta latar belakang pengunjung. Mengetahui target audience dengan tepat bisa mempermudah dalam hal menentukan strategi yang digunakan untuk menarik perhatian mereka dalam mengunjungi halaman blog/ website ahabat. Menetapkan target audience dalam dunia blogging adalah salah satu faktor pendukung kesuksesan saat berblogging.

Target audience adalah orang-orang yang nantinya akan mengunjungi halaman blog/ websites sahabat. Dengan demikian maka dalam menulis konten pada blog kamu bisa memilih konten yang paling relevan untuk mereka, tentunya dengan penyampaian melalui gaya bahasa yang bisa dengan mudah dipahami dan materi yang relevan. Ingat, audience ini adalah orang-orang yang akan membayar sahabat nantinya, jadi jangan sampai sahabat tidak paham karakteristik mereka terlebih mengecewakannya.

Dalam artikel yang bersumber dari www. business.tutsplus.com yang ditulis oleh Celline Roque, How to Define a Target Audience (For Your Marketing Plans) yang diterjemaahkan oleh Febri Ardian Sanjoyo menjelaskan dan mendeskripsikan tentang apa itu target audience, bagaimana mengidentifikasinya, menggunakan target market tool dan menguji target pasarnya.

Berikut Cara Menentukan Target Audience Dalam Sebuah Blog.

Target Audience atau yang juga dikenal sebagai target market merupakan elemen penting dalam sebuah bisnis. Karena tanpa mereka, bisnis kamu akan menjadi hal yang sia-sia. Setiap bisnis memiliki target audiens yang berbeda, tergantung dari jenis bisnis apa yang dijalankan, serta goals apa yang ingin dicapai.

Target Audience adalah orang-orang (baik individu maupun golongan) sebagai potensi yang Anda gunakan untuk produk dan layanan Anda. Istilah lain yang digunakan untuk menggambarkan orang-orang ini adalah target audience/ target pemirsa/ target market/ target costumer.
Berikut adalah beberapa contoh ide bisnis yang dipasangkan dengan Target Audience potensial:

Ide Bisnis Potensial Target Audience
Wedding Photography Pasangan yang baru/ akan bertunangan
Layanan hukum Pemilik rumah dengan jarak yang tinggal di radius 10 mil dari kantor Anda
Graphic designer Usaha kecil dan menengah yang menjual produk high-end
Public speaker Perusahaan di industri jasa pelanggan
Gym seni bela diri Orang dewasa di kota Anda yang menginginkan pelatihan untuk bela diri
Kursus meditasi online Stressed Profesional dalam pekerjaan dengan tekanan yang tinggi
Dalam contoh diatas saya beropini bahwa dalam kaitan Target Audience pada blog/ websites bisa dikatakan sebagai berikut :

Bahwa ide bisnis = Niche pada blog yang diterapkan dengan target audience yang berhubungan/ berkaitan dengan Niche tersebut.
Contoh :

Niche Sub Niche Potensial Target Audience
Photography Editing, Lighting, Outdoor Photos, Studio Photos, Groups, Portraits, Photo Design, Dll Orang-orang yang berkaitan (kelompok/ individu) bisa ditemukan diberbagai club/ organisasi/ forum, daerah/ wilayah, usia, hobi, dsb. Mengidentifikasi target audience akan lebih mempermudah dalam menentukan target.
Travel Restoran, Hotel, Transportasi, Kebudayaan, Review, Dll
Hewan Anjing, Kucing, Perawatan Hewan, Peternakan, Pelatihan Hewan, Dll
Blogging Web traffic, Social Media, Affiliate Marketing, Services, Sponsored Posting, Ads, Design, WordPress, Themes, Dll
Kesehatan Kanker, Tumor, Malaria, Perawatan Tubuh, Anti Racun, Obat Tradisional, Dll
Olahraga Basket, Sepakbola, Renang, Tinju, Dll
Untuk menyelesaikan masalah pemasaran ini tentu adalah dengan cara mengidentifikasi dan mengenal karakteristik target audience dengan sangat baik. Sebagai hasil dari mengidentifikasi dan mengenal target audience, sahabat akan mengetahui beberapa manfaat berikut :
  • Mengetahui apa yang ingin mereka pahami.
  • Mengetahui seperti apa gaya bicara mereka secara online.
  • Untuk menjalin hubungan dan membangun reputasi.
  • Sebagai target promosi kita nantinya.
  • Mengetahui produk dan layanan yang akan sahabat tawarkan.
  • Mengetahui berapa harga yang harus ditetapkan untuk produk dan layanan sahabat.
  • Mengetahui Jenis materi pemasaran yang sahabat perlukan (sebuah situs web, selebaran, poster, iklan radio, posting blog, dll.)
  • Mengetahui Manfaat dan fitur yang akan sahabat soroti dalam materi pemasaran.
  • Mengetahui Kata kunci dan Niche yang tepat yang akan sahabat gunakan dalam salinan pemasaran Anda.
  • Mengetahui Desain materi pemasaran sahabat.
  • Mengetahui Di mana sahabat akan mengirim atau menampilkan materi pemasaran.
  • Mengetahui Dimana sahabat akan beriklan.
Tidak sulit menemukan mereka, sahabat bisa kunjungi beberapa tempat ini dan mulai untuk menganalisa:
  • Situs forum/ club/ organisasi – gunakan Google dengan keyword: [niche] + forum.
  • Facebook Groups – lakukan search di FB untuk menemukan grup terkait niche anda.
  • Google+ Communities – lakukan search untuk menemukan grup terkait niche anda.
  • Twitter, Instagram, Pinterst, Thumbler dsb. – pelajari #hashtag apa yang sering digunakan.
Sekarang sahabat tahu mengapa target audience sangat penting, saatnya memilih grup audience pertama. Berikut adalah daftar karakteristik yang harus sahabat pertimbangkan untuk mengidentifikasi :

  • Demografi, adalah kriteria yang sahabat gunakan untuk menggambarkan bagian tertentu dari suatu populasi. Beberapa contoh demografi meliputi:
    • Umur
    • Jenis kelamin
    • Penghasilan
    • Status pernikahan
    • Pekerjaan / Industri
    • Tingkat pendidikan

  • Lokasi, sahabat juga dapat mempersempit audience berdasarkan geografi atau lokasi. Sahabat bisa memilih lingkungan, kota, provinsi / negara bagian, atau negara. Mungkin juga dapat menentukan melalui jarak. Misalnya, sahabat dapat menargetkan pelanggan dalam radius 10 mil di kota sahabat. Atau bisa menargetkan pelanggan di kota sahabat dan kota-kota yang mengelilinginya. Bagi mereka yang ingin menjalankan bisnis online untuk pelanggan atau klien di seluruh dunia, kamu mungkin tidak perlu menetapkan lokasi. Namun, mungkin saja saat bisnisnya berkembang, sahabat akan melihat beberapa kota atau negara yang sebagian besar berasal dari pelanggan sahabat. Sahabat dapat secara khusus menargetkan area tersebut nanti atau beralih ke lokasi lain yang dapat membawa peluang yang diinginkan.

  • Psikografi,tidak seperti demografi, kelompok psikografi lebih sulit ditebak secara eksternal, karena ini lebih relevan dengan kepribadian mereka. Berikut adalah beberapa psikografi pengunjung yang bisa sahabat tentukan:
    • Minat/Kegiatan
    • Ini bisa mencakup topik yang diminati, hobi, aktivitas rutin, dan perilaku. Beberapa contoh: Penggemar game Board,sering backpacker, mulai tukang kebun, Kolektor perangko, dll.
    • Sikap/Opini
    • Sahabat juga dapat menentukan pendapat audience idealnya tentang sebuah topik atau masalah. Sebagai contoh: Orang yang menghargai permainan video yang dikembangkan oleh pengembang independen daripada perusahaan pengembang besar, Orang yang peduli terhadap lingkungan atau perubahan iklim, Orang yang percaya bahwa keseimbangan kehidupan kerja sangat penting, Orang yang selalu mencari harga terendah.

  • Pilihlah Dua Pengidentifikasi Paling Sedikit, meskipun sahabat tidak perlu mengidentifikasi semua karakteristik di atas, namun perlu tahu setidaknya dua hal. Mengapa dua? Hanya memiliki satu kriteria akan menjadi pasar yang sangat luas - akan seolah-olah sahabat sama sekali tidak menargetkan siapa pun. Di sisi lain, mengisi semua karakteristik mungkin terlalu sempit. Mungkin juga membantu untuk meninjau contoh-contoh yang tercantum di awal panduan ini. Lihat apakah sahabat dapat menemukan pengenal demografis, lokasi, dan psikografis yang digunakan di setiap grup pemirsa.
Untuk mempermudah menentukan Target Audience sahabat bisa mempergunakan bantuan beberapa tools seperti : (untuk tutorial akan saya tulis dalam artikel yang berbeda)
  • Facebook Audience Insights
  • Facebook Audience Insights adalah alat yang dapat membantu untuk menentukan dan mempelajari lebih lanjut tentang target audiencnya. Sahabat mulai dengan memilih kriteria audience yang berbeda seperti lokasi, usia, minat, dan perilaku. Kemudian, sahabat akan mempelajari lebih banyak hal tentang mereka, termasuk ukuran target pasar Anda, dan tren demografi atau psikografis apa pun.

    Facebook Audience Insights sangat berguna untuk memberi data demografis dan psikografis tambahan yang dapat digunakan untuk menentukan audience. Ini juga bisa memberi Anda perkiraan umum tentang seberapa besar potensi audience itu. Satu peringatan yang harus diketahui tentang datanya adalah sebagian besar didasarkan pada data dan perilaku pengguna yang dilaporkan sendiri di Facebook saja. Ini berarti bahwa Anda seharusnya tidak memperlakukannya 100 persen akurat, namun ini bisa memberi gambaran bagus tentang audiens target sahabat. Jika audiens yang dimaksud tidak benar-benar menggunakan Facebook, mungkin itu tidak akan berguna bagi sahabat.

  • Google Trends
  • Google Trends membantu untuk menentukan minat terhadap kata kunci atau topik tertentu dari waktu ke waktu. Ini bisa membantu jika ingin mempersempit lokasi untuk ide bisnis dan juga tren umum lainnya. Google Trends dapat membantu sahabat menemukan wilayah yang paling tertarik dengan topik yang diterapkan pada blog/ websitesnya. Sahabat kemudian dapat menemukan wilayah atas, kota, dan negara bagian dengan minat paling tinggi sesuai dengan topiknya. Sahabat juga akan segera melihat minat audience yang bersifat musiman dan atau konsisten selama bertahun-tahun.

  • MyBestSegments
  • Claritas MyBestSegments memiliki dua alat gratis yang bisa berguna saat menentukan target pasar, namun selama pasar itu berada di Amerika Serikat. Zip Code Lookup paling berguna bagi bisnis yang ingin menargetkan area tertentu. Cukup masukkan kode pos dan itu akan mencantumkan segmen pemasaran umum yang tersedia untuk area tersebut. Sahabat juga mendapatkan rincian data demografis untuk wilayah ini, seperti usia, pendapatan rumah tangga, komposisi rumah tangga, ras dan etnis. MyBestSegments membantu sahabat menemukan segmen pasar dalam kode pos tertentu. Jangan lupa klik pada segmen pasar di hasil. Ini akan memberi sahabat lebih banyak rincian tentang minat, perilaku, dan demografi segmen lainnya.

    Pergunakan MyBestSegments untuk mempelajari lebih lanjut tentang berbagai kelompok sasaran pasar di AS. Jika tidak ingin mencari berdasarkan lokasi, juga bisa mencari berdasarkan segmen pasar dan mengambilnya dari sana. Sehingga dapat langsung menuju Segmen Details dan memilih segmen pasar yang dekat dengan target pemirsa yang dipilih.
Ini merupakan saat yang tepat untuk mulai menguji target adience untuk melihat apakah konten blog/ websites telah sesuai. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukannya:
  • Dapatkan Feed Back dari Audience
  • Kolom komentar adalah salah satu tempat untuk mendapatkan feed back dari audience disamping dukungan email atau subscribe, tentu saja komentar yang relevan dengan isi dari konten pada blog/ website. Kurangi bahkan hindari pop up/ form/ survey yang berlebih dan memaksa yang malah membuat audience enggan.
  • Buatkan program yang menguntungkan bagi pengunjung terloyal
  • Audience terloyal ini merupakan fans fanatik blog/ websites sahabat. Buatkan program menguntungkan bagi audience terloyal untuk menarik audience yang sejenis dengan mereka, memiliki ketertarikan serupa dan kemungkinan akan mau berkunjung ke blog/ websites sahabat. Misal, memberikan buku atau ebook gratis terkait dengan konten artikel yang ditulis.

Demikian, semoga membantu dan bermanfaat... happy blogging.

Apa Itu Bounce Rate Dalam Google Analytics ?

By agun82 |
Apa itu Bounce Rate Dalam Google Analytics
Bounce Rate Dalam Google Analytics - Bounce Rate adalah merupakan salah satu istilah yang terdapat dalam Google Analytics, dimana GA ini merupakan salah satu tool favorite yang sering digunakan untuk menganalisa kunjungan/ traffic suatu blog/ website.

Menganalisa traffic/ kunjungan ini dalam SEO sangtlah penting untuk mengevaluasi keberhasilan SEO. Sebab Google Analytics ini memberikan banyak sekali dukungan data berkaitan dengan kunjungan yang masuk ke blog/ website, termasuk didalamnya data Bounce Rate ini. Jika hanya menggunakan Google Webmaster Tools, maka evaluasi keberhasilan SEO kurang lengkap.

Menurut sumber https://support.google.com/analytics/answer/1009409?hl=en, Bounce Rate diartikan sebagai berikut :
  • Bounce adalah sesi satu halaman di situs. Di Analytics, bounce dihitung secara khusus sebagai sesi yang hanya memicu permintaan tunggal ke server Analytics, seperti ketika pengguna membuka satu halaman di situs, lalu keluar tanpa memicu permintaan lain ke server Analytics selama sesi tersebut.
  • Bounce Rate adalah sesi satu halaman dibagi dengan semua sesi, atau persentase semua sesi di situs ketika pengguna hanya melihat satu halaman dan hanya memicu satu permintaan ke server Analytics.
Sesi satu halaman ini memiliki durasi sesi 0 detik karena tidak ada klik berikutnya setelah klik pertama yang memungkinkan Analytics menghitung durasi sesi.

Sederhananya mungkin bisa saya artikan :

Bounce Rate adalah ukuran seberapa betahnya pengunjung dalam blog/ website kita.
Maksudnya adalah, ukuran dalam nilai persentase 0% sampai dengan 100%, Bounce Rate yang tinggi mendekati 100%, itu artinya pengunjung hanya sebentar saja di website kita, tidak mau berlama-lama atau tidak mau mengklik konten lain dalam blog/ website. Bounce Rate bukan hanya berdasarkan waktu kungjungannya yang sangat sebentar, biasanya kurang dari 10 detik, tetapi juga apakah pengunjung mau mengklik konten lain. Jika pengunjung lama pada suatu konten, tetapi tidak mengklik konten lain, maka Bounce Rate tetaplah tinggi. Dalam bahasa sederhana pada umumnya semakin tinggi bounce rate yang diterima maka akan semakin buruk website tersebut dimata search engine .

Bounce Rate sangat bermanfaat untuk bahan analisa blog/ website sahabat, sekalipun bukan sebagai indikator penentu namun Bounce Rate dapat digunakan untuk membantu menentukan efektivitas atau kinerja dari halaman masuk (entry page) sebuah blog/ website. Sebuah halaman entri dengan tingkat bouncing yang rendah berarti halaman tersebut efektif menyebabkan pengunjung untuk melihat lebih banyak dan mengkesplore halaman serta melanjutkan lebih dalam kedalam blog/ websites sahabat.

Bounce Rate merupakan salah satu indikator dari keberhasilan kita dalam mengelola sebuah blog/ website, maka tidak ada salahnya sahabat bisa tahu bagimana menghitung dan mengetahui seberapa besar persentase Bounce Rate yang dimiliki oleh Blog/ Website sahabat. Sehingga kedepannya bisa dijadikan sebagai bahan analisa untuk perkembangan blog/ websitenya.
  • Menghitung Bounce Rate
  • Rumus Bounce Rate = (A / B ) x 100% Note : A : jumlah pengunjung yang hanya mengunjungi satu halaman B : jumlah total kunjungan
  • Mengetahui Bounce Rate
  • Kabar baiknya tentu sahabat tak perlu repot menghitung sendiri. Sebab sahabat bisa gunakan tool seperti Google Analytics ini.
Berikut contoh tampilan Bounce Rate dalam Google Analytics pada 2 blog yang baru saya kelola :

Bounce Rate1
Bounce Rate2
×
  • Memperburuk kualitas SEO dan peringkat di SERP menurun, efek logis yang diterima biasanya untuk blog/ websites yang selalu menerima Bounce Rate akan susah sekali mempunyai posisi SERP yang baik. Memiliki bounce rate yang besar, bukan tidak mungkin membuat situs hilang dari search engine, karena situs dianggap kurang berkualitas. Menurut salah satu Pakar SEO International, Brian Dean (Backlinko.com) bahwa semakin rendah Bounce Rate maka pengaruhnya positif terhadap SEO.
  • Traffic blog/ website menurun, karena pengunjung enggan untuk kembali.
Tergantung, jika ukuran keberhasilan blog/ websites bergantung pada pengguna yang melihat lebih dari satu halaman, maka Bounce Rate yang tinggi adalah hal yang buruk. Misalnya, jika Beranda adalah gateway ke bagian situs yang lain (misalnya, artikel berita, halaman produk, proses pembayaran) dan sebagian besar pengguna hanya melihat Beranda, maka tentu sahabat tidak menginginkan Bounce Rate yang tinggi. Namun, disisi lain, jika sahabat memiliki situs satu halaman seperti blog/ minisites, atau hanya menawarkan jenis konten lain yang diharapkan menghasilkan sesi satu halaman, maka Bounce Rate tinggi adalah hal yang normal alias tidak masalah.

Bouncing Rate dapat menjadi metrik membingungkan, ketika sahabat mengatakan blog/ website dengan bouncing rate yang tinggi, hal ini akan memicu kegelisahan. Tetapi Bounce Rate yang tinggi tidak selalu merupakan satu masalah, selama sahabat tetap memperhatikan faktor penyebab Bounce Rate tersebut dan terpenting menganalisanya, artinya apakah persentase Bounce Rate tersebut baik atau buruk terhadap blog/ website sahabat.

Menurut Google Analystics untuk menentukan, periksa Bounce Rate dari berbagai perspektif hal ini dapat sahabat temukan dan lihat apabila menggunakan tool dari Google Analystics ini. Misalnya:
  • Laporan Ringkasan Audiens menampilkan keseluruhan Bounce Rate untuk situs.
  • Laporan Saluran menampilkan Bounce Rate untuk setiap pengelompokan saluran.
  • Laporan Semua Traffic menampilkan Bounce Rate untuk setiap pasangan sumber/ media.
  • Laporan Semua Halaman menampilkan Bounce Rate untuk setiap halaman.
Jika keseluruhan Bounce Rate tinggi, sahabat dapat mencari tahu lebih dalam apakah rasio tersebut tinggi secara merata atau merupakan akibat dari hal-hal seperti satu atau dua saluran, pasangan sumber/ media, atau beberapa halaman. Misalnya, jika masalahnya berasal dari beberapa halaman, periksa apakah konten berkaitan dengan pemasaran yang sahabat gunakan untuk mendorong pengguna ke halaman tersebut, dan apakah halaman tersebut menawarkan penggunaan jalur/ cara yang mudah ke langkah berikutnya yang sahabat ingin pengunjung lakukan.

  • Konten Tidak Berkualitas
    • Konten sahabat kurang menarik atau diminati pembaca.
    • Konten sahabat hanya simple tidak memberi penjelasan yang detail serta terperinci.
    • Konten tidak memberi solusi yang dicari.
    • Konten sulit untuk dimengerti dan dipahami.
    • Konten membosankan dianggap tidak relevan atau sudah tidak up to date.
    • Konten tidak memiliki relevansi antara judul dan isi.
    • Terkait Niche Blog, tidak bisa dipungkiri kalau Mikro Niche memiliki nilai lebih bagi pembaca blog/ website sahabat. Dengan Niche Blog akan membuat blog sahabat lebih profesional. Blog gado-gado cenderung memiliki bounce rate yang tinggi.
    • Hasil pencarian tidak relevan, saat sahabat memasukkan kata kunci pada mesin pencari dan di halaman pencarian terdapat beberapa situs, pasti sahabat akan mencari situs yang mirip dengan kata kunci yang dicari. Dan ini lah yang disebut relevansi, solusinya adalah menggunakan keyword yang tepat dan familiar untuk blog/ website sahabat.

  • Design Template dan Navigasi Buruk
    • Navigasi yang sulit akan sedikit menggangu pengunjung untuk lebih mengeksplore isi dari Blog/ website sahabat.
    • Template tidak SEO Friendly, berat dan tidak responsive.
    • Template tidak memiliki struktur kode yang baik.
    • Design template dianggap tidak menarik/ buruk, seperti warna yang mencolok, huruf yang kecil dan sulit terbaca dianggap menggangu mata pembaca.
    • User experienze tidak maksimal, pemasangan widget yang dianggap mengganggu pembaca dan berlebihan.

  • Promo/ iklan, pop up, survey/ form atau media advertising lainnya yang berlebihan, cenderung membuat pengunjung beranjak dan enggan berlama-lama dari blog/ website sahabat.

  • Kecepatan loading page atau akses blog/ website yang lama, sehingga pengunjung merasa bosan dan memutuskan untuk beranjak dari website sahabat,

  • Kurang Membangun Internal link, kurangnnya atau bahkan tidak membangun internal link dalam blog/ website sahabat. Logisnya semakin banyak internal link pada blog/website maka bisa dipastikan persentase Bounce Rate pada blog/ website tersebut akan semakin kecil. Hal ini disebabkan karena pembaca diberikan kemudahan untuk mengunjungi halaman lain yang berada di dalam blog/ website yang sama sehingga setiap halaman dalam sebuah blog/ website dapat terhubung dengan baik.

  • Over Eksternal link, Logisnya semakin banyak eksternal link atau link keluar yang mengarah pada blog/ websites lain terpasang di halaman blog/ websites sahabat maka kemungkinan jumlah pembaca yang meninggalkan blog/ websites untuk pergi ke halaman blog/web lain menurut link yang terpasang tersebut akan semakin besar, sehingga bounce ratenya menjadi tinggi. Eksternal link banyak ditemukan pada blogroll, gambar, dan iklan yang tampil pada halaman blog/web.

  • Blank page atau error page 404, terdapat blank page atau error page 404 membuat penggunjung enggan kembali dan berasumsi blog/ website tidak professional.

Setelah kita berhasil mengidentifikasi apa yang menjadi faktor penyebab dari tingginya Bounce Rate pada blog/ website diatas, tentu sahabat akan lebih mudah untuk mengetahui bagaimana cara untuk mengatasinya, berikut hal yang bisa sahabat lakukan :.
  • Konten Berkualitas, mulailah mengisi dan update blog/ website secara berkala dengan konten/ artikel yang berkualitas sehingga pengunjung bisa betah dan berlama-lama diblog/ website sahabat.
  • Desain Template, Pergunakan template SEO Friendly yang lebih responsive, ringan, navigasi yang jelas, pergunakan widget yang penting dan tidak berlebihan serta template memiliki struktur yang baik.
  • Kurangi Iklan, kurangi atau bahkan hindari penggunaan iklan/ popup/ promo/ survey/ form yang berlebih dan memaksa atau setidaknya penggunaan disesuaikan dengan mengutamakan kenyamanan pengunjung.
  • Bangun Internal link, semakin banyak internal link pada blog/ websites maka bisa dipastikan persentase Bounce Rate pada blog/ websites tersebut akan semakin kecil. Hal ini disebabkan karena pembaca diberikan kemudahan untuk mengunjungi halaman lain yang berada di dalam blog/ websites yang sama sehingga setiap halaman dalam sebuah blog/ websites dapat terhubung dengan baik. Sahabat dapat menggunakan link pada postingan, related post, recent post, dan popular post untuk membangun internal link.
  • Kurangi Eksternal link, Logisnya semakin banyak eksternal link atau link keluar yang mengarah pada blog/ websites lain terpasang di halaman blog/ websites sahabat maka kemungkinan jumlah pembaca yang meninggalkan blog/ websites untuk pergi ke halaman blog/web lain menurut link yang terpasang tersebut akan semakin besar, sehingga bounce ratenya menjadi tinggi. Selalu gunakan open new tab untuk external link yang ada pada blog/ website sahabat.
  • Hindari blank page atau error page 404, usahakan tidak terdapat broken link (link rusak) pada blog sahabat.
Spesialis Google Analytics, Avinash Kaushik menyatakan: “Pengamatan pribadi saya adalah sangat sulit untuk mendapatkan tingkat bouncing di bawah 20%, apa pun lebih dari 35% adalah memprihatinkan, di atas 50% adalah mengkhawatirkan. Saya menekankan bahwa ini adalah analisis pribadi saya “.Interpretasi/ cara pandang dari ukuran tingkat bouncing harus relevan dengan tujuan bisnis website dan definisi konversi (pencapaian target atau tujuan), memiliki tingkat bouncing yang tinggi tidak selalu merupakan tanda kinerja yang buruk. Di situs mana suatu tujuan dapat dipenuhi tanpa melihat lebih dari satu halaman, tingkat bouncing tidak akan sama berarti bagi penentuan keberhasilan konversi. Sebaliknya, tingkat bouncing situs e-commerce dapat diartikan dalam korelasi dengan tingkat konversi pembelian, memberikan Bouncing dianggap wakil dari kunjungan di mana pembelian tidak dibuat (tidak terjadi transaksi).

Artinya tidak ada ukuran baku untuk tingkat persentase Bounce Rate ini, tergantung dari tujuan dan seperti apa blog/ website sahabat. Misalkan web sahabat hanya terdiri dari satu halaman saja, macam model minisite yang sangat sederhana, maka pastilah bounce ratenya 100%. Atau jika misalnya blog sahabat memang diniatkan untuk monetizing lewat iklan dengan memasang iklan yang berjejal-jejal, maka bisa jadi jika bounce ratenya tinggi maka pendapatan iklan sahabat pun tinggi. Intinya jika sahabat ingin membuat Bounce Rate lebih baik buatlah nilai persentase Bounce Rate turun, untuk caranya tentu sahabat bisa menganalisa setelah berhasil mengidentifikasi dari faktor penyebabnya yang pada umumnya sudah saya jabarkan diatas.
Bounce Rate bukan merupakan ukuran baku untuk menentukan Power dan Page Rank sebuah blog/ websites, Bounce Rate hanya salah satu indikator tetapi dapat menjadi sebuah analisa penting untuk menentukan halaman blog/ websites mana yang bisa dibuat lebih efisien artinya bisa mendatangkan banyak pengunjung.

Apabila sahabat memperhatikan faktor penyebab tingginya Bounce Rate dan berhasil mengatasinya pada blog/ websitenya tentu berapapun nilai persentase dari Bounce Rate ini bukanlah sebuah masalah.


Demikian, semoga membantu dan bermanfaat... happy blogging.

05 September 2018

Tutorial Niche Blog

By agun82 | 05 September 2018
Tutorial Niche Blog
Sebagian besar salah satu indikator kesuksesan sebuah Blog atau website berawal dari perencanaan dan penentuan sebuah Niche Blog. Wow sebegitu pentingkah arti dari Niche ini, lantas apa sih Niche ini, apa fungsi dan manfaatnya, apa saja jenisnya, bagian apa saja yang harus dimiliki sebuah Niche, bagaimana menentukan sebuah Niche, apa kelebihan dan kekurangannya? dan sebagainya.

Mungkin pertanyaan diatas adalah pertanyaan yang sebagian kecil sering kali dipertanyakan oleh beberapa Blogger pemula, khususnya seperti saya ini. Dan saya yakin masih banyak sekali pertanyaan yang menyangkut tentang Niche Blog ini. Jika sahabat memiliki pertanyaan yang sama tentu sahabat datang pada Blog yang tepat, karena saya akan mencoba untuk membagi beberapa informasi mengenai Niche Blog yang saya rangkum dalam Tutorial Niche Blog. Berikut hal yang bisa sahabat pelajari dalam tutorial ini.

  • Secara teoritis
  • Kata “Niche” (bahasa Inggris) diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “ceruk”. Arti kata ceruk menurut KBBI adalah: 1 relung yang masuk ke dinding (tembok, tanah, dan sebagainya); lekuk, lubang; 2 lombong (dalam tambang); 3 gua (di gunung); 4 ruang berpetak-petak (di lemari dan sebagainya); 5 sudut (pojok) di dapur (kamar, rumah, dan sebagainya); 6 lekuk (di geladak kapal dan sebagainya); 7 rongga (sela-sela dalam timbunan barang dan sebagainya); 8 serokan; teluk kecil; 9 sudut jalan; jalan kecil (simpangan dan sebagainya);
    Dari sudut bahasa, pengertian Niche (Inggris) dan ceruk (Indonesia) tidak berkaitan dengan masalah topik (pokok bahasan atau pembicaraan).

  • Apakah Niche Blog sama dengan Topik Blog?
  • Seharusnya Blog ceruk atau situs ceruk (menurut terjemahan) yang artinya situs/Blog yang memiliki ceruk. Namun, pengertian Niche dalam bahasa Inggris memiliki beberapa arti selain ceruk atau relung, yaitu: sebuah tempat atau posisi yang cocok atau tepat untuk orang atau suatu hal; perbedaan segmen dari sebuah pasar; dan (kata sifat) Memiliki daya tarik khusus.

  • Salahkan apabila mengartikan Niche Blog adalah sebuah Topik Blog?
  • Pandangan saya tidak, karena sampai dengan saat ini belum ada definisi baku (dalam bahasa Inggris) untuk menjelaskan pengertian Niche Blog. Yang ada Niche product (a product that is made and marketed for use in a small and specialized but profitable market) dan Niche market (a demand for a very specialized product or commodity) Bisa saja, Niche Blog itu adalah topik (pokok bahasan) sebuah Blog. Namun, topik hanya bagian dari Niche yaitu informasi spesifik, belum ke fokus audience yaitu berguna dan menarik.

    Sebagai batasan pengertian Niche Blog, mungkin bisa saya simpulkan :

    Niche Blog adalah sebuah website atau Blog yang terfokus pada informasi spesifik yang berguna dan menarik bagi audience. Sederhananya : Niche itu adalah TOPIK apa yang ingin sahabat bahas dalam sebuah Blog.
    Yups, mungkin pengertian diatas adalah batasan sederhana dalam pandangan awam saya mengenai Niche Blog, terlepas dari kajian-kajian akademis dari para praktisi atau master-master dibidangnya, namun tentu sahabat haruslah pula memahami dan mempelajari lebih lanjut lagi dari kajian akademisnya sebagai pembelajaran.

  • Apakah Niche Blog sama dengan Niche Website?
  • Pada dasarnya hal yang berkenaan adalah sesuatu hal yang sama, yaitu Topik.
Blog dikategorikan memiliki sebuah Niche, apabila dalam Blog tersebut ada beberapa bagian yang harus terpenuhi yaitu: spesifik, informasi, berguna dan menarik. Dengan demikian, diharapkan dapat membuat kepercayaan kepada audience agar kembali lagi ke Blog sahabat.
  • Spesifik, dalam konteks Niche berarti sesuatu yang berfokus pada masalah dan subjek tertentu yang didefinisikan dengan baik.
  • Informatif, dalam konteks Blog Niche berarti konten aktual yang membahas subjek spesifik. Konten ini bisa berupa video, halaman artikel, infografis, podcast, atau sarana lain untuk menyampaikan pengetahuan tentang subjek spesifik itu. Jika sahabat tidak memiliki Informasi spesifik yang ditawarkan, kemungkinan orang tidak akan tinggal lama dalam situs dan tidak ada audience organik dari mesin pencari.
  • Berguna, dalam konteks Niche berarti kualitas Informasi telah ditempatkan di Blog. Mungkin Blog punya banyak informasi, namun jika informasinya tidak berguna, besar kemungkinan audience tidak akan tertarik untuk tinggal lama di Blog sahabat.
  • Menarik, dalam konteks Niche Blog berarti kemampuan untuk mempertahankan audience di situs. Meskipun Informasi sahabat mungkin Berguna, itu saja tidak akan membuat audience tetap tinggal kecuali jika itu menarik.
  • Membuat Blog lebih terkonsep, artinya Blog lebih terfocus pada satu pembahasan yang spesifik, informatif, menarik dan berguna ketika audience masuk ke Blog tersebut. Audience akan merasa nyaman dengan informasi yang dicari/ dibacanya sesuai dengan minatnya dalam hal ini tentu saja sesuai dengan Niche Blog yang sahabat terapkan.
  • Membuat Blog Identitas, Profesional dan Terpercaya, Bukan tidak mungkin, jika audience tertarik dan memiliki minat yang besar pada Niche tersebut, ia akan membookmark Blog anda dan akan mengunjungi Blog anda secara rutin karena telah mengenal Blog yang anda kelola dan mudah untuk diingatnya.
  • Membuat Blog cepat terindex di Search Engine, search engine terutama google terus berkembang setiap harinya, dan saat ini, google sangat concern terhadap relevansi suatu Blog/website. Artinya, ketika suatu Blog mempunyai suatu Niche dan artikel-artikel di Blog tersebut hanya membahas topik yang berhubungan dengan Niche yang digunakan, maka google akan menilai Blog ini memang fokus pada Niche tersebut dan menganggap Blog ini expert untuk Niche nya dan akan memberikan ranking yang tinggi, meningkatkan traffic Blog dan berkualitas dimata Google.
  • Membuat Blog lebih mudah untuk dioptimasi, sebab kata kunci yang kita bidik hanya berfokus pada Niche kita.
  • Bagus dalam hal SEO, search engine khususnya Google akan lebih mudah mengenal dan menemukan artikel di Blog kita berdasarkan Niche yang diterapkan.
  • Menjadi ahli atau spesialis dalam bidangnya, membuat sahabat ahli/ spesialis karena dituntut untuk menulis/ mengupdate artikel sesuai dengan Niche yang ditentukan.
  • Membangun komunitas lebih besar, memberi kesempatan sahabat untuk mencari dan menemukan berbagai komunitas yang sesuai dengan Niche yang diterapkan.
  • Penghasilan lebih banyak saat Moniteze, berpeluang besar untuk memonitize Blog sahabat dengan berbagai iklan dengan bayaran tinggi sesuai dengan Niche yang diterapkan.
  • Menjadi Publisher AdSense, penerapan Niche sangat berpengaruh pada saat proses penerimaan sebuah Blog menjadi publisher Google AdSense. Google AdSense saat ini adalah cara favorit seorang Blogger menghasilkan uang dari Blognya, selain penghasilan yang besar, iklan yang didapatkan tidak menganggu audience dan relevan dengan artikel yang anda buat.
Secara garis besar dalam dunia internet marketing saat ini dikenal dengan 2 jenis Niche, yaitu :
  • Micro Niche, adalah sebuah website atau Blog yang terfokus pada satu (1) informasi spesifik yang berguna dan menarik bagi audience.
    1. Kelebihan menggunakan micro Niche adalah anda bisa fokus hanya membahas kepada satu bahasan topik saja, sehingga keyword yang akan anda tuju bisa anda fokuskan terus menerus untuk bersaing dengan website-website lainnya dalam menggapai posisi ranking google yang lebih baik. Jika Niche yang anda tentukan tepat, maka hanya dengan sedikit artikel biasanya website anda sudah bisa meraih trafik tertarget. Karena terfokus maka Blog menjadi lebih mudah dibangun.
    2. Kekurangan yang paling fatal adalah jika anda salah dalam menentukan Niche anda, yaitu topik yang anda bahas tidak ada atau kurang peminatnya maka siap-siap website anda akan sepi bahkan tidak ada audience. Website micro Niche biasanya jarang untuk jangka panjang, karena untuk jangka waktu tertentu biasanya tidak diupdate lagi sehingga semakin lama akan semakin sepi audience. Karena Nichenya yang sempit , maka seringkali dalam membangunnya seringkali kehabisan ide mengenai artikel apa lagi yang akan ditulis.
    3. Dalam bermain AdSense, biasanya juga akan sulit untuk dapat diterima google karena jarang diupdate, sedangkan untuk bermain AdSense biasanya google menginginkan sebuah website yang terupdate rutin.

  • Macro Niche, adalah sebuah website atau Blog yang terfokus pada beberapa informasi spesifik yang berguna dan menarik bagi audience, istilah yang sering digunakan adalah Blog gado-gado atau campur aduk.
    1. Kelebihan menggunakan macro Niche maka para Blogger tentu tidak akan kehabisan ide apa yang akan dijadikan bahan artikel. Dengan Niche yang beragam atau gado-gado maka apapun, kapanpun dan siapapun bisa menjadi sumber inspirasinya dalam menulis dan menerbitkan sebuah artikel. Biasanya Blogger tipe macro Niche ini akan bisa cepat menghasilkan konten artikel yang beragam dan dalam jumlah yang banyak dalam waktu singkat. Dengan banyaknya ide artikel, maka Blog bisa diupdate secara rutin / setiap hari. Bahkan bisa 5-10 artikel setiap hari jika kita fokus mengerjakannya. Hal ini juga bisa menjadi keuntungan bagi Blogger yang mencoba bermain AdSense, karena Google senang website yang diupdate secara rutin setiap hari.
    2. Kekurangan adalah, biasanya Google agak tidak suka dengan website gado-gado seperti ini karena audience yang datang seringkali tidak tertarget sehingga ketepatan iklan yang dipasang disebuah Blog / website tidak menjangkau trafik yang tepat seperti yang diinginkan Google. Keuntungan website tipe macro Niche ini adalah kita seperti sedang menebar jala ke lautan, jadi trafik bisa datang dari mana saja karena begitu beragamnya topik yang kita bahas sehingga biasanya website tipe macro Niche memiliki trafik yang lebih baik dari yang bertipe micro Niche. Namun sekali lagi kelemahannya adalah trafik yang datang adalah trafik yang tidak tertarget dan mengikuti jenis artikel yang beragam.

(Pengertian diatas adalah batasan pengertian yang saya simpulkan, tidak ada definisi khusus dan baku mengenai Micro Niche dan Macro Niche.)

Menurut pandangan John James Robinson dalam ebooknya The Authority Site AdSense Guide, Terdapat 4 jenis jenis Niche Blog, yaitu :
  • Whole-Niche, adalah Niche Blog yang membahas seluruh jangkauan topik. Ambil contoh jika Blog sahabat membahas seputar Blogger, maka sahabat membahas seluruh topik, mulai dari template Blogger, panduan Blogger, seo Blogger dan keseluruhan Blogger.
  • Broad-Niche, adalah Niche Blog yang tidak membahas keseluruhan topik, melainkan sebagian besar topik. Contoh jika Blog sahabat membahas seputar Blogger, maka Blog sahabat akan membahas bagaimana Blog bisa menghasilkan uang, jadi pembahasannya meliputi, seo untuk Blogger, hingga monetize Blog Blogger sahabat.
  • Themed-Niche, adalah Niche Blog yang sudah mengarah ke suatu topik tertentu saja. Misalnya Blog sahabat topiknya seputar Blogger, maka pembahasan di Blog sahabat hanya seo off page untuk Blogger saja.
  • Micro-Niche, adalah Niche Blog yang sangat sempit dan begitu terarah detail. Misal topik Blog sahabat adalah seputar Blogger, maka pembahasan di Niche Blog sahabat nantinya hanya membahas seputar seo on page khusus riset keyword.
Bagaimana contoh penerapan Niche dalam sebuah Blog?, akan saya ilustrasikan dalam sebuah study kasus sederhana berikut :
  • Blog yang menerapkan Niche
  • Blog A membuat sebuah Blog, dalam kesehariannya Blog A selalu mengupdate dan terfocus pada artikel-artikel yang berkaitan dengan Smartphone khususnya keluaran merk Samsung, mulai dari review Samsung keluaran seri terlama alias jadul sampai dengan Samsung keluaran terbaru, update harganya, kekurangan atau kelebihannya dan sebagainya. Artikel tersebut rutin update secara berkala dan tidak pernah membahas atau menulis artikel selain dari Smartphone Samsung.
  • Blog yang tidak menerapkan Niche
  • Blog B membuat sebuah Blog tanpa sebuah Niche alias gado-gado apa yang menurut dia suka dan ramai dibicarakan dijadikan sebagai bahan artikel. Artinya bagi Blog B tidak ada parameter khusus apa yang menjadi bahan update artikelnya. Jika menurut Blog B hari itu dia suka dan ramai dengan Smartphone Samsung maka Blog B akan menulis hal tersebut, kemudian lain hari ramai dengan motor Yamaha NMAX maka Blog B akan menulis hal tersebut, lain harinya Blog B menulis tentang Politik Indonesia atau download game PC dan seterusnya.
Analisa study kasus tersebut diatas :
  • Blog A dan Blog B sama-sama selalu mengupdate secara berkala Blognya dengan artikel-artikel.
  • Blog A menerapkan Niche "Smartphone" dengan Micro Niche "Samsung" sedangkan pada Blog B tidak menerapkan Niche.
  • Blog A akan lebih mudah dikenal oleh Audience karena lebih terkonsep dan terfocus dengan Niche yang diterapkan, namun lain halnya dengan Blog B.
  • Dari sisi SEO Blog A lebih ramah dan friendly karena akan lebih mudah untuk dikenal search engine Google tentu ini akan meningkatkan traffic dan kualitas dimata Google, namun lain halnya dengan Blog B.
Bagi sahabat yang berkeinginan untuk menjadi Pusblisher AdSense tentu Niche ini berperan sangat penting dalam sebuah Blog, dari study kasus diatas bisa disimpulkan Blog mana yang akan menjadi atau setidaknya mendapat perhatian lebih dari AdSense khususnya atau audience pada umumnya.

Kedua jenis Niche tersebut tentu saja sama-sama berpeluang untuk menjadi Publisher AdSense tergantung penerapan dan optimasinya, namun menurut pandangan saya Micro Niche lebih besar peluangnya untuk menjadi Publisher AdSense karena dengan Blog yang menerapkan Micro Niche, Google akan bisa melihat topik apa yang dibahas diBlog kita sehingga google akan bisa menentukan iklan apa yang akan ditampilkan di Blog tersebut. Hal ini tentu lebih menguntungkan baik bagi Google, pengiklan maupun si Blogger nya sendiri karena audience yang datang adalah audience yang lebih tertarget.

Pemilihan Niche idealnya dilakukan pada tahap perencanaan sebelum anda membuat Blog. Dengan menyusun Niche, berarti anda mulai mempersiapkan konsep serta kerangka dari Blog yang akan dibuat. Hal ini bisa memudahkan anda kedepannya dalam menulis postingan serta artikel-artikel di Blog tersebut.

Setelah sahabat membaca dan mempelajari tentang Niche Blog diatas, kini saatnya sahabat harus bisa menentukan Niche apa yang sesuai dengan Blog yang ingin sahabat bangun. Namun sebelum itu perlu sahabat ketahui beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan dalam menentukan Niche Blog, diantaranya :
  • Pilih Niche yang sahabat suka dan kuasai, memilih topik yang anda kuasai sekaligus anda suka tentu saja itu permulaan yang sangat menguntungkan. Untuk memahaminya adalah anda dapat memikirkan kesukaan yang paling anda kuasai dan nyaman. Sehingga untuk menentukan Niche Blog yang tepat akan lebih mudah, dan ini akan berdampak pada kelanjutan Blog sahabat dimasa depan. Sebuah Blog yang sukses sering diupdate (beberapa kali dalam sehari). Jika ingin Blog anda memiliki kesempatan untuk sukses, anda harus membuat konten anda tetap segar, yang berarti anda perlu memperbarui atau mengupdate Blog anda secara konsisten. Pastikan anda memilih topik yang sangat anda sukai dan kuasai untuk Blog anda. Jika tidak, kegiatan menulis pada Blog anda akan terasa bosan dengan sangat cepat. sahabat harus bisa tetap termotivasi pada topik Blog anda untuk waktu yang lama.
  • Pilih Niche yang sahabat minati, diharapkan dapat menumbuhkan rasa keinginan tahuan sehingga sahabat bisa terus belajar dan tidak cepat puas.
  • Pilih Niche yang tahan lama (bukan trend sesaat), untuk menjaga traffic dari audience dan keterbatasan ide dalam menulis artikel.
  • Hindari Niche yang rentan pelanggaran hak cipta, misalnya : download lagu, video, program pc, dsb.
Secara garis besar untuk menentukan Niche mana yang cocok dengan Blog sahabat pertimbangan tersebut diatas tentu saja cukup dijadikan parameter untuk bisa menentukan Niche mana yang akan sahabat pilih. Namun, apabila sahabat memiliki sebuah tujuan lain seperti halnya menjadi Publisher AdSense atau memonitize Blognya dengan iklan tentu pertimbangan diatas tidaklah cukup karena perlu memperhatikan hal lainnya yang akan saya bahas dalam artikel yang berbeda.
Berikut Cara Menentukan Niche Blog Yang Menguntungkan..

Untuk Monetize Niche Blog sahabat ada banyak alternatif yang bisa sahabat pilih, misalnya :
  • Publisher AdSense
  • memanfaatkan layanan iklan PPC, baik yang lokal maupun luar (sesuaikan dengan Niche Blog sahabat, kalau Niche Blog sahabat berbahasa Inggris maka pakailah PPC luar negeri.
  • Afiliasi. Ada banyak produk afiliasi yang bisa sahabat gunakan untuk mendapatkan uang dari Niche Blog sahabat, contoh produknya misalnya yang ada di Amazon.com.
  • jual ebook.
  • jual jasa.
  • ruang iklan mandiri.
Berikut Tutorial Bagaimana Cara Memonitize Blog.


Demikian semoga membantu dan bermanfaat... happy blogging.